d3q402bfig3lc83

Workshop Peningkatan Produksi Tebu Rakyat Untuk Mendukung Swasembada Gula

Upaya untuk mewujudkan swasembada gula nasional sebagaimana diamanatkan dalam Perpres No 40 tahun 2023 perlu didukung oleh berbagai pihak yang terkait. Petani sebagai salah satu komponen penting dalam pengembangan tebu menjadi penting untuk diperhatikan dan dikuatkan pengetahuannya dalam melaksanakan budidaya tebu.  Pengetahuan dan ketrampilan yang harus dimiliki seorang praktisi budidaya tebu diawali dari pemahaman filosofi budidaya tebu, pemahaman tentang persyaratan lahan bagi tanaman tebu, dengan memperhatikan faktor-faktor pengetahuan fase pertumbuhan, unsur-unsur dalam dasar budidaya, monitoring serta evaluasi perkembangan dan pertumbuhan tanaman tebu. Oleh sebab itu diperlukan workshop teknis budidaya tebu yang dilaksanakan secara komprehensif untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan profesionalisme para petugas guna mencetak tenaga lapangan pada sisi on farm yang handal.

Tujuan kegiatan workshop ini adalah Meningkatkan kemampuan peserta untuk dapat memahami teknis budidaya tebu secara tepat sesuai kondisi sosial petani tebu di wilayah masing-masing, meningkatkan kemampuan peserta dalam pemahaman varietas tebu dan penggunaan benih sehat,diseminasi teknologi hasil riset, terakomodirnya informasi dan kondisi tebu rakyat di wilayah pengembangan tebu. Kegiatan “Workshop Peningkatan Produksi Tebu Rakyat Mendukung Swasembada Gula dilaksanakan pada tanggal 28 November 2023 sampai dengan tanggal 29 November 2023 di Hotel Ascent Premier dan Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia, Pasuruan, Jawa Timur.

Kegiatan Workshop dibuka oleh Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, bapak Muhammad Rizal Ismail, SP, M.Si. Pada Pembukaan Workshop Beliau menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian mendukung penuh Perpres No 40 Tahun 2023, untuk itu melalui Ditjenbun bekerjasama dengan P3GI mengadakan workshop yang mengundang perwakilan petani tebu rakyat dari seluruh Indonesia.

Kegiatan workshop dihadiri oleh 70 orang perwakilan dari petani dan dinas terkait dari Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Kegiatan workshop di hari pertama terkait dengan materi teknis budidaya tebu dan penataan serta pentingnya varietas tebu unggul. Selain itu juga diadakan diskusi dengan perwakilan petani dari setiap wilayah. Di dalam diskusi, perwakilan petani menyampaikan harapan nya supaya ada bantuan terkait dengan benih untuk bongkar ratoon dan pupuk. Ditjenbun dalam hal ini menyampaikan program-program yang akan dilakukan untuk mendukung penguatan swasembada gula nasional. Program yang dijalankan antara lain bongkar ratoon dan bantuan sarana serta alsintan. Tidak lupa juga penguatan P3GI sebagai lembaga riset tebu dalam mendukung penyediaan benih unggul.

Program pada hari kedua adalah pelaksanaan field trip ke kebun benih P3GI yang terletak di Bakalan, kota Pasuruan. Agenda field trip  di isi dengan diskusi terkait penyiapan benih dan pentingnya varietas unggul dalam pencapaian target swasembada. Pada kesempatan ini dilakukan penyerahan secara simbolis varietas tebu PSNX 052 untuk ditangkarkan oleh petani. Adapun perwakilan petani yang menerima benih simbolis adalah Ganjar Nugraha dari Subang, Sarpan dari Pati, Syaiful Anam dari Blitar dan Sumardi dari Pasuruan. Benih yang akan dibagikan sebanyak 180.000 mata atau setara luasan 3 ha. Penyerahan secara simbolis oleh bapak Haris Darmawan, SE., M.Sc. (Ketua Kelompok Tanaman Semusim – Direktorat Jendral Perkebuan – Kementerian Pertanian) dan Bapak Risvan Kuswurjanto, ST., M.MT. (Kepala Bagian Usaha P3GI).

 

Pasuruan, 30 November 2023

Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *