P3GI memory of the world

Prestasi Dunia: Warisan Dokumenter Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Ditetapkan Dalam MOWCAP UNESCO

“Arsip Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) yang didokumentasikan bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Propinsi Jawa Timur merupakan catatan sejarah panjang pergulaan yang menyimpan catatan kerja sama internasional, kemajuan teknologi dalam industri gula, dan temuan baru dalam penelitian terkait gula di Indonesia bahkan dunia.

Arsip yang terhimpun pada periode 1887-1987 telah memperoleh pengakuan Internasional dalam forum General Meeting 10th Memory of The World Regional Committe for Asia and The Pacific (MOWCAP) yang diselenggarakan oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 6-10 Mei 2024 di Ulaanbatar, Mongolia. Arsip P3GI telah diakui signifikansinya karena menyimpan kesaksian penting mengenai evolusi industri komoditas. Bahkan keberadaannya memegang posisi penting dalam dunia kontemporer.

Penghargaan berupa sertifikat MOWCAP diserahkan langsung oleh Chairman MOWCAP Kim Kwibae kepada Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Imam Gunarto didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Prov. Jatim Tiat S. Suwardi pada forum 10th General Meeting MOWCAP tahun 2024 di Best Western Premier Tuushin Hotel, Ulaanbaatar Mongolia, Rabu (8/5/2024). Hadir segenap tim dari Jawa Timur dalam agenda tersebut, yakni : Tiat S. Suwardi (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prop Jatim), Tidor Arif (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Propinsi Jawa Timur), Aris Lukito (Kepala Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia) dan Nawiyanto (Tenaga Ahli).

Pejabat (Pj.) Gubernur Jatim Adhy Karyono menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas masuknya warisan dokumenter Arsip P3GI dalam MOWCAP tahun 2024. Ia menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan bukti dedikasi Jawa Timur bagi Indonesia.

“Alhamdulillah, usaha dan kerja keras tim Disperpusip Jawa Timur dalam mengarsipkan dan mendokumenterkan sejarah perkebunan gula di Jawa Timur mendapatkan pengakuan bukan hanya nasional tapi internasional. Ini sangat membanggakan,” ujarnya di Surabaya, Rabu (8/5).

Prestasi yang diraih kali ini, kata Pj. Gubernur Adhy, bukan hanya untuk Pemprov Jatim dan P3GI saja. Tetapi juga untuk warisan budaya bangsa Indonesia. Ini dari Jawa Timur untuk Indonesia. Dan kami berkomitmen untuk terus memperluas dan memperkaya khasanah arsip kami, serta berbagi pengetahuan kami dengan komunitas lokal dan internasional,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai bagian dari MOWCAP, khasanah Arsip P3GI akan menjadi akses terbuka bagi peneliti, akademisi, dan masyarakat umum. Hal ini akan memungkinkan penyebaran pengetahuan yang lebih luas tentang sejarah dan perkembangan perkebunan gula, khususnya di Jawa Timur.

“Selain itu juga untuk memfasilitasi dan kolaborasi lintas-batas dalam bidang penelitian dan pendidikan. Sehingga Pemprov Jatim mengundang masyarakat Indonesia dan komunitas internasional untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian dan promosi warisan dokumenter arsip Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia,” terang Adhy.

Lebih lanjut disampaikannya, dengan upaya yang dilakukan diharapkan dapat memastikan warisan berharga tersebut tetap hidup dan bermanfaat bagi generasi masa depan bangsa.

Sementara itu, Kepala Disperpusip Jatim, Tiat S. Suwardi menjelaskan, selain Arsip P3GI Pasuruan, terdapat naskah nasional lain yang masuk dalam MOWCAP. Di antaranya naskah Tambo Tuanku Imam Bondjol dan Arsip Indarung I PT Semen Padang. Pengukuhan sendiri dilakukan setelah evaluasi dan penilaian ketat oleh Komite dan negara anggota MOWCAP yang mengakui nilai penting Arsip P3GI dalam kegiatan 10th General Meeting MOWCAP.

Prof. Nawiyanto, sejarawan Universitas Jember menyatakan bahwa inskripsi warisan dokumenter P3GI dalam register Memory of the World   Asia Pasifik UNESCO merupakan pengakuan akan signifikansi koleksi ini sebagai memori kolektif dunia. Warisan ini vital dijaga dan direvitalisasi sebagai sumber inspirasi dan spirit kolaboratif untuk menciptakan dunia gula yang lebih memaniskan peradaban dan masyarakat.

Aris Lukito, selalu Kepala Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) sangat bersyukur atas capaian MOWCAP ini, mengingat lembaga yang telah berdiri sejak 9 Juli 1887 (136 tahun) dengan beragam catatan arsip operasional maupun risetnya memperoleh pengakuan secara resmi di kancah Internasional. Keberadaan lembaga riset yang didirikan sejak jaman pendudukan Belanda ini, pernah menorehkan catatan penting bagi Dunia dalam melahirkan varietas tebu POJ 2878 yang disebut sebagai “Wonder Cane” karena mampu mengatasi permasalahan penyakit sereh yang mendunia kala itu. Pentingnya riset serta kolaborasi tercermin dalam kegiatan lembaga baik dilingkup nasional maupun internasional.

Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia siap menyongsong wisata edukasi heritage untuk memberikan pengetahuan sejarah maupun teknologi dalam bidang pergulaan sehingga khasanah dokumen yang ada dapat memberikan manfaat bagi segenap masyarakat”

p3gi - rpn

KANTOR DIREKSI PT RISET PERKEBUNAN NUSANTARA MENGGELAR ACARA HALAL BIHALAL DALAM RANGKA MERAYAKAN 1 SYAWAL 1445 H

Bogor, 25 April 2024; Kantor Direksi PT Riset Perkebunan Nusantara menggelar acara Halal Bihalal dalam rangka merayakan 1 Syawal 1445 H. Kegiatan ini diikuti oleh Komisaris Utama PT RPN, Anggota Komite Komisaris PT RPN, Direksi PT RPN, SEVP PT RPN, Kapala Pusat Penelitian Lingkup PT RPN, Dapenbun Cabang PT RPN, SPBun, Purnakaryawan, Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) dan karyawan PT Riset Perkebunan Nusantara lingkup Taman Kencana dan Kebun Ciomas.

Kegiatan ini bertajuk “Refleksikan Diri untuk Mensucikan Diri dalam Menjalin Silaturahmiyang dilaksanakan di Kantor Direksi PT Riset Perkebunan Nusantara dan berlangsung secara lancar.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Saritilawah yang dilantunkan oleh M. Farid dan Arifan Raziki, kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Ketua SPBun PT RPN, Ilham Lubis; sambutan Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap; dan Sambutan Komisaris Utama PT RPN, Sjukrianto Yulia.

Sejalan dengan tema yang diusung, dalam sambutannya, Direktur PT RPN menyampaikan bahwa kondisi silaturahmi ini sebaiknya bukan hanya saat hari raya saja, harapannya kita bisa terus menerus melakukan silaturahmi di setiap harinya.

 

Pada kesempatan yang baik tersebut, Direktur beserta Jajaran, memberikan Penghargaan sebagai wujud apresiasi kepada tim inventor Minyak Makan Merah yang telah berjuang hingga terwujudnya Pabrik Minyak Makan Merah yang telah diresmikan tempo hari yang lalu.

Acara dilanjutkan dengan Tausiah dan Doa yang di sampaikan oleh Dr. Syukrom Ma’mum, S.Sos.I.,M.Pd.I. Selama tausiah berlangsung, seluruh hadirin menyimak secara saksama tausiah yang disampaikan.

“Halal Bihalal intinya adalah bagaimana kita manjalin satu dengan yang lain untuk mencari dan membentuk keharmonisan, dengan cara saling memaafkan dan silaturahmi”-Ujar Ustadz Syukron Ma’mum.

Kemudian acara ditutup dengan Doa dan diakhiri dengan bersalam-salaman yang dilakukan oleh seluruh peserta Halal Bihalal PT RPN.

rpn p3gi

PT RPN MELAKSANAKAN FGD “POTENSI APLIKASI TEKNOLOGI MICROSATELLITE PADA KOMODITAS STRATEGI NASIONAL UNTUK MEWUJUDKAN TATA KELOLA YANG BERKELANJUTAN”

Sebagai langkah awal untuk menjajaki potensi aplikasi teknologi microsatellite khususnya untuk perkebunan kelapa sawit, PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Potensi Aplikasi Teknologi Microsatellite pada Komoditas Strategis Nasional untuk Mewujudkan Tata Kelola yang Berkelanjutan”. Acara yang dilaksanakan pada 26 Maret 2024 di Aula Kantor Direksi PT Riset Perkebunan Nusantara ini menghadirkan narasumber dan peserta dari berbagai instansi diantaranya: Pusat Riset Teknologi Satelit, Hokkaido University, PT Riset Perkebunan Nusantara, Badan Informasi Geospasial, Direktur Jendral Perkebunan, Badan Pusat Statistik, Holding Perkebunan Kelapa Sawit, dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Pada FGD ini para narasumber membahas mengenai standing position data kelapa
sawit Indonesia, pemanfaatan teknologi satelit di Indonesia, gambaran dan aplikasi teknologi microsatellite khususnya di bidang pertanian, kebutuhan sumber data terpercaya untuk monitoring per kebunan khususnya kelapa sawit sebagai komoditas strategis nasional, akurasi pemanfataan data satelit untuk sensus pertanian, dan Kendala yang dihadapi untuk monitoring industri kelapa sawit Nasional dalam upaya meningkatkan produktivitas kelapa sawit nasional. Tidak luput juga PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Holding memaparkan mengenai precision agriculture di lingkup PT Perkebunan Nusantara Holding.

 

Kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan unggulan di Indonesia. Areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang cukup luas, memerlukan sarana monitoring yang efektif dan efisien. Selain itu, data luasan perkebunan kelapa sawit di Indonesia dari beberapa instansi masih memiliki keberagaman. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dalam menyajikan data luasan maupun produksi kelapa sawit yang akurat, diantaranya terkait penundaan evaluasi perizinan perkebunan kelapa sawit serta peningkatan produktivitas kelapa sawit, kebijakan satu data Indonesia, dan kebijakan satu peta. Namun demikian, dalam teknisnya kebijakan tersebut masih menghadapi kendala, salah satunya disebabkan masing-masing institusi yang terlibat dalam pengumpulan data kelapa sawit memiliki metode pengumpulan dan hasil data yang berbeda-beda.

PT RPN telah mengembangkan berbagai advance technology dibidang Kelapa sawit. Oleh karena itu, pada kesempatan ini PT RPN memaparkan mengenai teknologi penginderaan jauh dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa data yang diperoleh dari citra satelit dapat dimanfaatkan untuk Palm Counting, monitoring hama dan penyakit tanaman,  serta kadar hara daun tanaman. Penggunaan Lidar memungkinkan untuk dimanfaatkan dalam mengukur tinggi tanaman kelapa sawit. Penggunaan tinggi tanaman dapat dimanfaatkan untuk pengklasifikasian kelas umur tanaman. Hal ini perlu dukungan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan tinggi tanaman terhadap kelas umur berdasarkan varietas tanaman. Pemanfaatan teknologi Microsatellite untuk monitoring dan akuisisi data pertanian khususnya kelapa sawit sangat mungkin untuk diterapkan.

Dengan kolaborasi PT RPN dan berbagai institusi melalui FGD Microsatellite ini diharapkan seluruh pihak dapat berkoordinasi serta menyamakan persepsi dalam penggunaan teknologi microsatellite untuk memajukan pertanian khususnya di komoditi kelapa sawit, serta dapat mendukung kebijakan satu data dan satu peta yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia.

p3gi rpn

Tim TJSL Berkolaborasi dengan BUMN Muda Perkebunan PT RPN, Salurkan Dana TJSL Kepada Anak Yatim

Bogor-Dalam menjalankan setiap proses bisnisnya, PT Riset Perkebunan Nusantara berkomitmen untuk turut serta dalam memberi manfaat bagi masyarakat dan menjaga keberlangsungan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah kerjanya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui silahturahmi sekaligus pemberian santunan berupa bantuan dana dan sembako kepada Anak Yatim dan Dhuafa di Yayasan Mizan Amanah yang dilaksanakan pada 4 April 2024, berlokasi di Kota bogor.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang merupakan hasil kolaborasi antara Tim TJSL PT Riset Perkebunan Nusantara dan BUMN Muda Perkebunan PT RPN.

Silaturahmi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Perusahaan PT RPN, Henry Prastanto; Kepala Sub Divisi Sekretariat & Protokoler, Repal; Ketua BUMN Muda Perkebunan PT RPN, Doni Setiadi beserta Tim TJSL dan Perwakilan BUMN Muda PT RPN lainnya.

“Melalui Acara ini, dan di bulan yang penuh keberkahan ini, harapannya PT RPN dapat terus memberikan kebermanfaatan lebih baik kepada  stakeholder maupun masyarakat sekitar” ujar Henry.

PT Riset Perkebunan Nusantara akan terus berkomitmen dalam menjalankan Program TJSL ini pada agenda lain berikutnya, semoga PT RPN dapat terus bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

p3gi - rpn1

Kerja Sama PT Riset Perkebunan Nusantara dengan PIESAT Information Technology

Bogor- 25 Maret 2024, Kantor Direksi PT Riset Perkebunan Nusantara mendapat kunjungan dari Direktur PIESAT Information Technology, Zhang Jing. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap; SEVP Operation I, Tjahjono Herawan; SEVP Operation II, Misnawi; Kepala Divisi Produksi Operation II, Erwin Prastowo dan Kepala Divisi Operasional Riset, Sri Wening.

PIESAT merupakan perusahaan Internet Satelit terkemuka di Tiongkok yang memiliki platform layanan cloud penginderaan jauh dan informasi geografis pertama PIE-Engine yang mewujudkan lokalisasi perangkat lunak dasar penginderaan jarak jauh.

Dalam sambutannya, Direktur PT RPN mengatakan “Penelitian adalah inti bisnis kami yang menyumbang sekitar 90% dari total pendapatan kami, terutama dari penjualan produk dan teknologi, serta layanan bisnis. Oleh karena itu, agar pertumbuhan bisnis perusahaan tetap berjalan, kami harus selalu menyempurnakan produk dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pemangku kepentingan saat ini, serta mengoptimalkan potensi kolaborasi penelitian dengan pihak lain.”

Pada kunjungan tersebut, Zhang Jing menanggapi isi sambutan Direktur PT RPN yaitu “Kami dapat memberikan solusi menyeluruh untuk aplikasi informasi spasial seperti produk perangkat lunak dasar, desain dan pengembangan sistem, dan layanan cloud penginderaan jauh untuk pemerintah, perusahaan, universitas, dan departemen terkait lainnya”.
PIESAT telah melaksanakan dan berpartisipasi dalam serangkaian proyek strategis nasional yang besar. Tujuan mereka adalah melayani industri di bidang sumber daya alam, lingkungan ekologi, manajemen darurat, meteorologi, kelautan, pemeliharaan air, pertanian, dan industri lainnya.

Kunjungan tersebut diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Riset Perkebunan Nusantara dan PIESAT Information Technology tentang Peningkatan Efisiensi Pengelolaan Perkebunan Melalui Kegiatan Riset dan Komersialisasi Pemanfaatan Data Satelit.
Dengan adanya MoU ini, harapannya dapat melaksanakan kegiatan yang direncanakan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan perkebunan melalui penelitian dan komersialisasi, dengan tetap memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

p3gi sawit

PRESIDEN RI MERESMIKAN PABRIK PERTAMA MINYAK MAKAN MERAH YANG MERUPAKAN HASIL INOVASI RISET DARI PT RPN-PPKS

Kamis (14/03), Presiden Republik Indonesia meresmikan Pabrik Minyak Makan Merah (3M) Pertama yang berlokasi di Pagar Merbau Kab Deli Serdang, Sumatera Utara. Rombongan yang ikut serta dalam peresmian ini diantaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Basuki Hadimuljono), Menteri Koperasi dan UMKM (Teten Masduki), Direktur Utama Holding PTPN III (Persero) (Abdul Ghani), Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara (Iman Yani Harahap), SEVP Research, Innovation and Sustainability PT RPN (M. Edwin S. Lubis), SEVP Operation II PT RPN (Misnawi), Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit – PT RPN (Winarna),

PJ Gubernur Sumatera Utara (Hassanudin) dan Bupati deli Serdang (Ali Yusuf) serta rombongan lainnya.

 

Pabrik minyak makan merah ini merupakan pabrik pertama di Indonesia yang merupakan hasil inovasi anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara, yakni
PT Riset Perkebunan Nusantara-Cabang Pusat Penelitian Kelapa Sawit, dimana dalam pelaksanaannya dibawah naungan komando Menteri Koperasi dan UMKM dan dalam pengelolaannya dilaksanakan oleh Koperasi Pujakesuma.

Harapan Menteri Teten kedepannya, setiap 1000 hektar perkebunan kelapa sawit, harus dilengkapi dengan pabrik Minyak makan Merah. Sesuai dengan arahan Presiden Republik  Indonesia, Joko Widodo, dimana hilirisasi kelapa sawit menjadi Minyak Makan Merah oleh koperasi ditujukan untuk memastikan agar petani semakin sejahtera melalui minyak goreng sehat dengan harga terjangkau. Pabrik ini adalah satu dari tiga pilot projek Minyak Makan Merah yang bekerja sama dengan PTPN.

Pada kesempatan tersebut Peneliti Minyak Makan Merah PT RPN-PPKS (Frisda Rimbun Panjaitan dan tim) juga turut memberikan penjelasan tentang manfaat minyak makan merah bagi kesehatan serta bagaimana rancang bangun pabrik tersebut bekerja menghasilkan Minyak Makan Merah yang bersumber dari CPO kelapa sawit, dengan harapan minyak makan merah ini memiliki harga yang lebih kompetitif dan sebagai alternatif minyak makan sehat sehingga dapat menjadi solusi atas masalah stunting.

p3gi coklat2

PENANDATANGANAN MOU ANTARA PUSLITKOKA – PT RPN DAN PT BERAU COAL UNTUK PENGEMBANGAN KAKAO DI DAERAH TAMBANG

Jember – Pengembangan kakao di daerah Berau, Kalimantan Timur telah menorehkan kisah sukses untuk pemberdayaan masyarakat sekitar tambang dan hal tersebut dirasa perlu dilanjutkan untuk kejayaan kakao Indonesia.

Pada tanggal 16 Februari 2024, Puslitkoka – PT RPN bersama dengan PT Berau Coal menandatangani MoU untuk tindak lanjut Pengembangan Kakao di Berau Kalimantan Timur.

Program-program akan dikembangkan bersama antara PT Berau Coal dan Puslitkoka PT RPN yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani kakao, mengembangkan inovasi teknologi dan mendukung keberlanjutan industri kakao di Indonesia dengan produksi yang tinggi.

Penandatanganan MoU dihadiri oleh Direktur PT Berau Coal, Bapak Arief Wiedhartono dan Direktur PT RPN, Dr. Iman Yani Harahap. Pertemuan ini dihadiri oleh beberapa staf dari Puslitkoka, PT RPN dan PT Berau Coal.

“Kerjasama antar PT Berau Coal dan Puslitkoka telah dimulai sejak awal 2013 dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membudidayakan kakao”, ujar Arief Wiedhartono selaku Direktur PT Berau Coal.

Harapan kedua belah pihak dalam kegiatan ini adalah meningkatkan potensi pengembangan kakao yang terintegrasi dengan perusahaan tambang, khususnya di daerah Berau.

p3gi - coklat1

PERINGATAN HUT KE 113 PUSAT PENELITIAN KOPI DAN KAKAO INDONESIA- PT RISET PERKEBUNAN NUSANTARA

Jember : Bertepatan pada hari Jumat tanggal 16 Februari 2024, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) – PT Riset Perkebunan Nusantara memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 113 di Aula Soenarjo Kantor Puslikoka Jember. Hadir dalam perayaan HUT Puslitkoka tersebut Dr. Ir. Iman Yani Harahap selaku Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara,  Dr. Ir. Misnawi selaku SEVP Operation II, Dini Astika Sari, M. Biotech. selaku Kepala Puslitkoka, para Direktur Puslitkoka Periode Tahun 2000-2005 Dr. Zaenuddin, 2015-2018 Dr. Misnawi, 2018-2022
Dr. Agung Wahyu Susilo, Para Purnakarya, Pengurus IKBI dan seluruh karyawan Puslitkoka.

Perayaan HUT Puslitkoka kali ini mengangkat tema: “Tangguh, Adaptif, dan Harmonis, untuk Institusi yang Mandiri dan Berkelanjutan”. Tema ini dipilih sebagai bentuk semangat dan harapan Puslitkoka untuk senantiasa tangguh berinovasi menjawab tantangan didunia perkebunan, menjadi lembaga riset unggulan yang mandiri dan berkelanjutan.

Dalam rangkaian ceremony HUT Puslitkoka yang ke 113 tersebut acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, dilanjutkan sambutan dan ucapan selamat dari Jajaran Managemen Kantor Direksi PT RPN, Kepala Puslitkoka. Sebagai bentuk komitmen Puslitkoka dalam membangun bisnis yang berkelanjutan, Puslitkoka dibawah PT Riset Perkebunan Nusantara menjalin kerja sama dengan PT Mitratani Dua Tujuh dalam rangka Sinergi BUMN Holding Perkebunan Nusantara melalui Pemanfaatan Aset dan Pengembangan Usaha. Dalam Acara tersebut dilakukan penandatanganan MoU kerja sama antara PT Riset Perkebunan Nusantara oleh Dr. Iman Yani Harahap selaku Direktur dan PT Mitratani Dua Tujuh oleh Tumbas Ginting, S.P selaku Direktur.

Acara kemudian dilanjutkan penyampaian Tausiyah dan Istighosah Do’a bersama oleh Ustadz KH. Muhammad Nurus Sholih. Tasyakuran Hari Ulang Tahun Puslitkoka yang ke 113 dilaksanakan dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Puslitkoka bersama Direktur PT RPN bersama jajaran Manajemen diiringi Shalawat Nabi oleh Hadrah MDS. Syamsul Ulum. Akhirnya perayaan HUT Puslitkoka berjalan lancar dan meriah, semua karyawan mengucapkan selamat dan sukses untuk Puslitkoka.

Puslitkoka Jaya !

Karyawan Sejahtera !

Keluarga Bahagia !

P3gi _ rpn

PT Riset Perkebunan Nusantara : Optimalisasi Kinerja Melalui Inovasi Riset dan Bisnis dengan Tata Kelola Risiko yang Efektif dan Efisien

Dalam rangka menyusun dan memantapkan rencana kinerja di tahun 2024, PT Riset Perkebunan Nusantara mengadakan Rapat Koordinasi pada 27-28 Februari 2024 dengan tema “Optimalisasi Kinerja Melalui Inovasi Riset dan Bisnis dengan Tata Kelola Risiko yang Efektif dan Efisien”. Rapat Koordinasi ini dihadiri oleh Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara  PTPN III (Persero), Mahmudi; Komisaris Utama PT Riset Perkebunan Nusantara, Sjukrianto Yulia; Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara, Iman Yani Harahap; SEVP Operation I, Tjahyono Herawan; SEVP Operation II, Misnawi; SEVP Business Support, Edy Suprianto; SEVP Riset, Inovasi dan Sustainability, M. Edwin Syahputra Lubis; beserta seluruh jajaran Kepala Pusat Penelitian Lingkup PT RPN, Wakil Kepala PPKS, Kepala Divisi, Kepala Bagian dan Kepala Sub Divisi PT RPN.

“PTPN Grup telah berkomitmen untuk menggunakan produk dan pengawalan bisnis dari PT RPN. Untuk itu, Direktorat Produksi dan Pengembangan siap untuk mendukung upaya PT RPN dalam menawarkan produk-produknya di lingkungan PTPN Grup” ujar Mahmudi, Direktur Produksi dan pengembangan Holding PTPN III (Persero).

Hal tersebut didukung dan sejalan dengan sambutan Komisaris Utama PT RPN yang mengutarakan apresiasinya kepada PT RPN karena telah banyak mencari peluang-peluang bisnis baru, dan aware akan hal tersebut.

Dukungan serta apresiasi dari DPP Holding beserta Komisaris PT RPN disambut dan diterima dengan hangat oleh Direktur PT RPN, sebagaimana paparannya yang menyatakan bahwa memang terdapat peningkatan-peningkatan kinerja, dan untuk mendapatkan pencapaian pendapatan yang terus meningkat setiap tahunnya bukanlah hal yang mudah apabila tidak ada komitmen dari semua pihak dan usaha mempertahankan.

Semangat serta integritas untuk mewujudkan peningkatan kinerja serta pencapaian-pencapaian yang akan diperoleh oleh PT RPN ditunjukkan melalui penandatangan Komitmen Bersama antara Direktur PT RPN dengan Senior Executive Vice President, Kepala Pusat Penelitian Lingkup PT RPN, serta Kepala Divisi PT RPN.

 

p3gi karet

Pusat Penelitian Karet – PT Riset Perkebunan Nusantara Sumbangkan Bantuan untuk Desa Tanjung Menang Musi yang Terdampak Banjir

Tanjung Menang Musi, 07/2/2024 – Pasca banjir yang melanda Desa Tanjung Menang Musi, Pusat Penelitian Karet – PT Riset Perkebunan Nusantara melalui dana TJSL menyalurkan bantuannya untuk Desa Tanjung Menang Musi yang diterima langsung oleh Irwansyah selaku Kepala Desa Tanjung Menang Musi.

Dalam kesempatan tersebut Pusat Penelitian Karet – PT Riset Perkebunan Nusantara yang diwakilkan oleh Penjab. Kesekretariatan Doni Romadhon, S.T., menyampaikan bahwa kami sangat berempati terhadap warga Desa Tanjung Menang Musi atas banjir tahunan yang melanda dan berdoa semoga banjir ini segera surut dan warga selalu diberi kesehatan. Langkah ini diambil sebagai wujud kepedulian Pusat Penelitian Karet terhadap masyarakat Desa Tanjung Menang Musi yang berbatasan langsung sesuai kemampuan yang ada dan semoga bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan untuk warga.

Pada kesempatan ini juga, Kepala Desa Tanjung Menang Musi mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pusat Penelitian Karet – PT Riset Perkebunan Nusantara. Beliau menyatakan bahwa bantuan ini sangat berarti di tengah-tengah cobaan akibat bencana alam ini.

Dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan Pusat Penelitian Karet – PT Riset Perkebunan Nusantara dan Masyarakat, diharapkan di Desa Tanjung Menang Musi proses pemulihan dapat berjalan dengan lancar, dan para warga dapat menjalankan aktifitasnya seperti biasa dengan normal.