p3gi atonik

Kunjungan Kerjasama ATONIK

Kerjasama Uji Efikasi ATONIK antara P3GI dengan OAT MITOKU AGRIO JAPAN telah dimulai pada bulan Juli 2018 sampai dengan akhir tahun 2019. Uji Efikasi ATONIK dilakukan di dua lokasi yaitu di Pasuruan dan Jatiroto, Lumajang. Pada tanggal 13 Mei 2019, dilakukan supervisi lapang dan diskusi mengenai perkembangan percobaan uji efikasi ATONIK oleh Otabe Susuka, Joeli Hartono dan Alby Irsyad S. P. dari OAT MITOKU AGRIO JAPAN ke kebun Pasuruan. Diskusi dilakukan dalam rangka konfirmasi data dan juga persiapan aplikasi ATONIK pada tanaman umur 10 bulan.

P3GI kerjasama

Kunjungan PT. OSM dan MITRPHOL THAILAND

Pada tanggal 14 Februari 2019 telah dilakukan kunjungan Bapak Anang Hendra P. dari PT Olam Sumber Manis (PT OSM) dan Bapak Apichart sreewarome, Ekkachai Lawlai dan Edipat Noomkhet dari MITRPHOL Group THAILAND ke P3GI. Kunjungan tersebut untuk membahas rencana kerjasama pengembangan dan penerapan varietas melalui uji adaptasi dan uji multilokasi tebu di area baru di Blitar. Varietas dominan saat ini di area Blitar dan sekitarnya adalah Bululawang, dan pihak PT. OSM dan MITRPHOL bermaksud untuk menanam varietas lain yang direkomendasikan P3GI cocok untuk daerah Blitar utara dan selatan. Mereka meminta P3GI untuk menyusun proposal kerjasama terkait pengembangan varietas tersebut. Selain itu, PT OSM dan MITRPHOL juga mengharapkan P3GI dapat membantu proses impor varietas baru dari luar negeri secara legal dan sesuai prosedur untuk dikembangkan di Blitar.

26 Bea Cukai

PELATIHAN GULA

Pada tanggal 12 – 14 Februari 2019 P3GI menyelenggarakan Pelatihan Gula yang  diikuti oleh 15 petugas dari Balai Laboratorium Bea dan Cukai Medan, Jakarta dan Surabaya. Materi pelatihan tersebut ialah analisa gula meliputi Gula Kristal Putih, Gula Kristal Mentah, dan Gula Kristal Rafinasi.

pertek sehari

PERTEMUAN TEKNIS SEHARI

TEMA:

BERBAGI PENGALAMAN ANTAR PABRIK GULA DALAM MEMPRODUKSI GULA KRISTAL PUTIH (GKP) SESUAI STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI)

PADA MUSIM GILING TAHUN 2017 DAN 2018

Industri Gula Kristal Putih (GKP) di Indonesia saat ini menghadapi tantangan berat dari berbagai aspek. Salah satu tantangan adalah kewajiban menghasilkan Gula Kristal Putih sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) GKP. SNI GKP No. 3140.3:2010 (termasuk Amd 1: 2011) telah diwajibkan per 20 Juni 2015.

Pertemuan teknis satu hari ini diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan dan mengembangkan jaringan kerjasama diantara sesama personel pabrik gula, para pakar pergulaan, lembaga pendidikan, lembaga riset dan stake holder pergulaan yang terkait dengan berbagai variasi pengalaman dalam operasional proses dan teknik untuk dapat menghasilkan kualitas gula sesuai standar SNI GKP.

From Pendaftaran download

siamagri

Kunjungan Kerja PT SiamAgri Ltd – 28 September 2017

Dalam rangkaian kegiatan observasi kondisi pergulaan yang ada di Indonesia, PT Siam Agri Ltd yang merupakan bagian dari perusahaan COFCO International group menjembatani kunjungan rombongan dari PT COFCO Sugar-China untuk berkunjung di P3GI Pasuruan pada Kamis, 28 September 2017. Rombongan tamu terdiri dari Mr. Rafael Cardoso Borbosa (Brazil), Ms. Athachara Upun (Thailand), Mr. Supandi (Indonesia) dan Mr. Ibnu Hajar (IIndonesia)

Perusahaan COFCO Sugar merupakan perusahaan pemroduksi gula, importer dan distributor pergulaan internasional. Berbagai hal mereka diskusikan dalam kaitannya prospek industri gula di Indonesia. Tidak terbatas hal terrsebut, merekapun juga memberikan sharing terkait perkebangan industri gula di negara mereka, diantaranya adalah gencarnya Brazil dalam membangun/merakit tebu dengan basic GMO, sedangkan di Thailand dengan nilai sewa tanah yang cukup murah dibandingkan Indonesia.

Diskusi dipimpin langsung oleh Plt Pimpinan Harian P3GI, Dr. Lilik Koesmihartono Putra beserta segenap jajarannya. Kunjungan lembaga ini merupakan rangkaian observasi mereka dalam melihat potret industri gula, khususnya di pulau jawa. Rangkaian kunjungan lapangan mereka dimulai dari Cirebon (PG Tersana Baru), Sragen (PG Mojo), Malang (PG Kebon Agung), Pasuruan (P3GI) dan Lamongan (PT KTM)(Red.001).

pelatihan

Narasumber Sosialisasi PSBK 051 dan PSBK 061

Sebagai upaya mewujudkan swasembada gula nasional, Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) bekerjasama dengan UPT P2MBTP Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur merilis 2 varietas tebu unggul dengan nama PSBK 051 dan PSBK 061. Kedua varietas tersebut telah dilepas secara resmi oleh Kementrian Pertanian melalui SK Mentan tentang pelepasan Varietas No. 166/Kpts/KB.010/2/2018 dan No. 167/Kpts/KB.010/2/2018. Untuk mensosialisasikan kedua varietas tebu unggul baru tersebut kepada masyarakat industry gula, pada tanggal 20 September bertempat di Hotel Verwood Surabaya, diadakan kegiatan sosialisasi mengenai varietas PSBK 051 dan PSBK 061 oleh UPT P2MBTP Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur. Narasumber pada acara ini menghadirkan peneliti dari P3GI Muhammad Rasyid Ridla, M.Sc. Materi yang disampaikan mengenai budidaya tebu dan pengenalan deskripsi kedua vaietas unggul tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta dari berbagai instansi seperti Dinas Perkebunan Kabupaten, perwakilan PTPN X, perwakilan PTPN XI, petani penangkar benih, dan petugas sertifikasi dari UPT P2MBTP.

lab p3gi

Narasumber BimTek Pembangunan Kebun Benih Datar (KBD) Di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat

Kegiatan Bimbingan teknis pembangunan kebun benih datar dilakukan pada tanggal 18 – 19 September 2018 bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas tebu khususnya di daerah Kabupaten Dompu, Provinsi NTB. Kegiatan bimbingan teknis ini diikuti oleh beberapa peserta terdiri dari petugas TKP dan penangkar benih tebu.

Materi yang disampaiakan oleh Pusat Penelitian Perkebunan Gula (P3GI) sebagai narasumber adalah Teddy Bahaduri, sebagai Kepala Kebun Percobaan Pasuruan. Materi berjudul “Prinsip Dasar dan Standar Teknis Pembangunan KBD”. Materi berisi mengenai tujuan dari dilakukannya penjenjangan kebun benih, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan KBD ( seperti pemilihan lahan, penyiapan bahan tanam, budidaya dalam pembangunan KBD, proses pengajuan sertifikasi kebun KBD, proses labelisasi dan pengemasan sebelum benih KBD siap untuk diedarkan ke Kebun Tebu Giling (KTG).

Harapannya dari kegiatan  bimbingan teknis pembangunan KBD adalah para petugas TKP dan petani penangkar benih dapat mendapatkan informasi mengenai standar teknis dalam pembangunan KBD. Jadi, pada pelaksanaan pembangunan KBD dapat berjalan dengan baik.

p3gi inovasi

Kesadaran Akan Inovasi

           Kinerja industri gula sangat ditentukan oleh insentif ekonomi. Salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi adalah inovasi teknologi melalui perakitan berbagai macam teknologi. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin cepat, yang ditandai dengan peningkatan kapasitas dan produktivitas, sehingga memberikan dampak sangat luas terhadap seluruh kehidupan masyarakat.

            Menurunnya secara nyata kinerja industri gula hingga tahun 2000-an menunjukkan adanya suatu pola pikir yang tidak tepat dalam pengelolaan industri gula. Inefisiensi usahatani dan PG dibiarkan berlangsung lama sehingga semakin menurunkan kinerja industri gula itu sendiri. Rumitnya, pengelolaan usahatani tebu yang dikelola petani berjalan sendiri seakan tak ada kaitan dengan pengelolaan pabrik yang juga berjalan sendiri.  

            Beruntunglah Indonesia mendapat tantangan IMF untuk menutup seluruh PG di Jawa. Sejak itu mulai terdengar gaung “Revitalisasi Industri Gula”. Sejak itu pula kesadaran bahwa industi gula hanya bisa bangkit bila di lakukan penerapan inovasi dan teknologi. Kesadaran ini mengemuka dan menjadi program utama revitasisasi industri gula.

            Salah satu kesadaran akan inovasi dan teknologi yang di wujudkan sebagai program nasional adalah pengantian tanaman keprasan dengan varietas baru. Pemerintah melalui pemerintah daerah melansir program Akselerasi Peningkatan Produktivitas Gula Nasional yang menyalurkan bibit ungul tebu kepada para petani. Bibit unggul yang di salurkan merupakan varietas baru hasil rakitan P3GI. Hasil program ini cukup mengembirakan dan produksi tebu petani meningkatkan signifikan. Yang lebih menggembirakan kini petani tak lagi bertahan dengan tebu keprasan, tetapi sudah banyak yang mulai mencari bibit varietas unggul baru dengan inisiatif sendiri.

            PG juga mengimbangi inisiatif petani dengan melakukan rehabilitas sebagai peralatan dan komponen pabrik yang memang sebagian besar sudah memasuki umur yang uzur. Tak tanggung-tanggung, pemerintah melalui wakil presiden Jusuf Kalla pada tahun 2007 mendeklarasikan revitalisasi khusus PG.

Sumber: 121 TAHUN P3GI, Buku Mengejar Sebuah Asa